Ratusan Guru Dominasi Pelantikan Pejabat Fungsional di Balai Kota Jakarta

By Admin


Dok. Humas DKI

nusakini.com, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik 368 pejabat fungsional baru di lingkungan pemerintah provinsi. Prosesi seremonial pengangkatan abdi negara ini berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu (14/10).

Mayoritas aparatur sipil negara yang diambil sumpahnya pada hari ini berasal dari sektor pendidikan. Tenaga pengajar mendominasi daftar mutasi dan promosi tersebut dengan total mencapai 282 orang.

Selain guru, formasi strategis lainnya diisi oleh tenaga kesehatan, pakar teknologi informasi, dan penanggulangan bencana. Ada pula perwakilan dari bidang transportasi serta analis kebijakan publik.

Dalam pidatonya, gubernur menegaskan bahwa posisi baru ini merupakan bentuk ujian karakter bagi para pejabat. Pihaknya meminta seluruh aparatur membuktikan kinerjanya agar membawa dampak positif bagi kesejahteraan warga.

"Baru saja saya melantik 368 pejabat fungsional di Pemerintah DKI Jakarta dan terbanyak dari jumlah itu 282 adalah guru," ucap Pramono Anung di hadapan peserta.

Menurutnya, integritas asli seseorang baru akan terlihat jelas setelah mengemban sebuah kekuasaan. Kualitas pelayanan mereka akan diukur dari sejauh mana pedoman aturan ditegakkan demi kepentingan umum.

"Apakah menggunakan kekuasaan dalam jabatan itu sesuai dengan aturan yang diperuntukkan baginya? Apakah jabatan itu memberikan manfaat bagi orang banyak?" tanyanya memberikan arahan tegas.

Lebih lanjut, Pramono memuji kontribusi tenaga pendidik yang sukses membawa Jakarta menjadi kota pelajar unggulan nasional. Pemprov DKI berjanji akan terus menyokong kebijakan pendidikan guna memajukan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Capaian positif Jakarta juga terlihat dari prestasi meraih peringkat pertama dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal tersebut didukung oleh fasilitas medis yang memadai, termasuk operasional 31 rumah sakit daerah dan ratusan puskesmas.

Pramono menyebut kehadiran lebih dari 580 personel pasukan putih sangat vital dalam menjaga kualitas hidup warga. "Sehingga dengan demikian hampir setiap penduduk di Jakarta sebenarnya tersentuh oleh fasilitas kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta," urainya.

Di akhir acara, sang gubernur turut menyoroti rekam jejak Badan Kepegawaian Daerah atas capaian skor 95,06 dari BKN RI. "Mudah-mudahan ini bisa terus dipertahankan karena untuk meraih ini juga tidak gampang," pungkasnya. (*)